Bahasa Arab
Nama: Ajeng Sanggarwati ETika Sari
NIM: 932500615
Kelas: A
Sebagaimana yang kita ketahui bersama, bahasa arab memiliki banyak perbedaan dari bahasa-bahasa lainnya baik dalam segi materi kandungan yang ada di dalamnya, ataupun tata cara yang digunakan untuk memahaminya, bukan hanya itu bahasa arab juga memiliki kekhususan sendiri bila dibandingkan dengan bahasa lainnya seperti keluasan makna dan adanya huruf "ض" (dhod) yang tidak ada pada mahroj bahasa lain serta keragaman kosa kata yang dikandung dalam pembelajaran bahasa arab yang sangat banyak macamnya.
Mengingat hal itu maka dalam pembelajaran bahasa arab dan untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran bahasa arab, semua pendidik dan peserta didik diharapkan mampu dan mengerti tentang prinsip-prinsip pembelajaran bahasa arab, agar cepat dalam melangkah dan mengerti aturan main dalam pembelajaran bahasa arab.
Belajar Bahasa Arab (asing) berbeda dengan belajar bahasa ibu, oleh karena itu prinsip dasar pengajarannya harus berbeda, baik menyangkut metode (model pengajaran), materi maupun proses pelaksanaan pengajarannya. Bidang keterampilan pada penguasaan Bahasa Arab meliputi empat kemampuan menyimak (listening competence/mahaarah al – Istima’), kemampuan berbicara (speaking competence/mahaarah al-takallum), kemampuan membaca (reading competence/mahaarah al-qira’ah), dan kemampuan menulis (writing competence/mahaarah al – Kitaabah).

Setiap anak manusia pada dasarnya mempunyai kemampuan untuk menguasai setiap bahasa, walaupun dalam kadar dan dorongan yang berbeda. Adapun diantara perbedaan-perbedaan tersebut adalah tujuan-tujuan pengajaran yang ingin dicapai, kemampuan dasar yang dimiliki, motivasi yang ada di dalam diri dan minat serta ketekunannya. Ada dua hal di sini yang perlu diperhatikan:
NIM: 932500615
Kelas: A
Sebagaimana yang kita ketahui bersama, bahasa arab memiliki banyak perbedaan dari bahasa-bahasa lainnya baik dalam segi materi kandungan yang ada di dalamnya, ataupun tata cara yang digunakan untuk memahaminya, bukan hanya itu bahasa arab juga memiliki kekhususan sendiri bila dibandingkan dengan bahasa lainnya seperti keluasan makna dan adanya huruf "ض" (dhod) yang tidak ada pada mahroj bahasa lain serta keragaman kosa kata yang dikandung dalam pembelajaran bahasa arab yang sangat banyak macamnya.Mengingat hal itu maka dalam pembelajaran bahasa arab dan untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran bahasa arab, semua pendidik dan peserta didik diharapkan mampu dan mengerti tentang prinsip-prinsip pembelajaran bahasa arab, agar cepat dalam melangkah dan mengerti aturan main dalam pembelajaran bahasa arab.
Belajar Bahasa Arab (asing) berbeda dengan belajar bahasa ibu, oleh karena itu prinsip dasar pengajarannya harus berbeda, baik menyangkut metode (model pengajaran), materi maupun proses pelaksanaan pengajarannya. Bidang keterampilan pada penguasaan Bahasa Arab meliputi empat kemampuan menyimak (listening competence/mahaarah al – Istima’), kemampuan berbicara (speaking competence/mahaarah al-takallum), kemampuan membaca (reading competence/mahaarah al-qira’ah), dan kemampuan menulis (writing competence/mahaarah al – Kitaabah).

Setiap anak manusia pada dasarnya mempunyai kemampuan untuk menguasai setiap bahasa, walaupun dalam kadar dan dorongan yang berbeda. Adapun diantara perbedaan-perbedaan tersebut adalah tujuan-tujuan pengajaran yang ingin dicapai, kemampuan dasar yang dimiliki, motivasi yang ada di dalam diri dan minat serta ketekunannya. Ada dua hal di sini yang perlu diperhatikan:
- Tujuan Pengajaran Belajar bahasa ibu (bahasa bawaan -edt) merupakan tujuan yang hidup, yaitu sebagai alat komunikasi untuk mencapai sesuatu yang diinginkan dalam hidupnya, oleh karena itu motivasi untuk belajarnya sangat tinggi. Sementara itu belajar bahasa asing, seperti bahasa Arab (bagi non Arab), pada umunya mempunyai tujuan sebagai alat komunikasi dan ilmu pengetahuan (kebudayaan). Namun bahasa asing tidak dijadikan sebagai bahasa hidup sehari-hari, oleh karena itu motivasi belajar Bahasa Arab lebih rendah daripada bahasa ibu. Padahal besar kecilnya motivasi belajar Bahasa Arab mempengaruhi hasil yang akan dicapai.
- Kemampuan dasar yang dimiliki Ketika anak kecil belajar bahasa ibu, otaknya masih bersih dan belum mendapat pengaruh bahasa-bahasa lain, oleh karena itu ia cenderung dapat berhasil dengan cepat. Sementara ketika mempelajari Bahasa Arab, ia telah lebih dahulu menguasai bahasa ibunya, baik lisan, tulis, maupun bahasa berpikirnya. Oleh karena itu mempelajari bahasa Arab tentu lebih sulit dan berat, karena ia harus menyesuaikan sistem bahasa ibu kedalam sistem bahasa Arab, baik sistem bunyi, struktur kata, struktur kalimat maupun sistem bahasa berpikirnya.
Komentar
Posting Komentar